Bangka BelitungBeritaBerita PilihanDaerahDPRD BabelHukum dan KriminalPangkalpinang

Ketua DPRD Desak Pemerintah Pulangkan Puluhan Warga Babel Korban TPPO di Myanmar

PANGKALPINANG, INLENS.id – Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya mendesak pemerintah pusat untuk segera memulangkan puluhan warga Babel yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di perbatasan Myanmar. Sekitar 60 pekerja imigran asal Bangka Belitung terjebak di Myanmar.

Didit menekankan bahwa permasalahan utama yang harus diperhatikan adalah aspek kemanusiaan. Mereka yang terjebak di negara tersebut membutuhkan pertolongan secepatnya.

“Ya, permasalahannya kalau kita bicara ilegal atau tidak ilegal, sekarang kita bicarakan rasa kemanusiaan. Mereka adalah warga negara Republik Indonesia yang KTP-nya berdomisili di Bangka Belitung,” katanya, Rabu (5/3/2025).

Didit juga menegaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan keselamatan para korban.

“Artinya kita akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Saya minta Pak Kadis, kalau bisa kita langsung bergerak ke pusat untuk mengetahui keadaan 60 warga kita seperti apa. Sudah, kita jangan bicara mereka ilegal atau tidak ilegal, tapi mereka butuh penyelamatan,” tegasnya.

Baca juga  Bambang Patijaya: Media Sosial Harus Kritis, Tapi Jangan Jadi Alat Fitnah

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Babel menyebut bahwa warga yang menjadi korban TPPO ini berangkat ke Myanmar bukan melalui jalur resmi, melainkan melalui ajakan dari teman atau kenalan.

“Keberangkatan mereka ini tidak melalui agen penyaluran jasa pekerja yang ada di sini. Mereka berangkat atas ajakan teman yang sudah ada di sana, kemudian menyebar dari mulut ke mulut,” jelasnya.

Berdasarkan koordinasi dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), terungkap bahwa jumlah warga Babel yang terjebak di Myanmar mencapai 69 orang. Namun, beberapa di antaranya diketahui sudah dipulangkan ke Indonesia.

1 2Laman berikutnya

Related Articles