Seperempat Abad Babel: Didit Srigusjaya Kenang Jasa Perintis dan Serukan Persatuan Jadi Kunci Kemajuan Daerah

PANGKALPINANG, INLENS.id – Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-25 Provinsi Babel digelar di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur Babel, Jumat (21/11/2025).
Sidang yang dipimpin langsung Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, itu berlangsung khidmat dan sarat pesan tentang pentingnya persatuan untuk kemajuan daerah.
Didit mengawali sambutannya dengan mengajak hadirin mensyukuri perjalanan provinsi yang kini menginjak seperempat abad.
Dalam kesempatan itu, Didit menyampaikan duka cita atas wafatnya Drs. H. Mohd. Munir Saleh, tokoh penting pembentukan Provinsi Babel sekaligus Ketua DPRD masa jabatan 2004–2009.
Ia menegaskan bahwa peringatan hari jadi provinsi tidak dapat dipisahkan dari jasa para perintis yang memperjuangkan berdirinya negeri Serumpun Sebalai.
Didit menyoroti tema peringatan tahun ini, “Bersatu Bersama untuk Bangka Belitung Berdaya.”
Menurutnya, tema tersebut mencerminkan harapan agar masyarakat Babel tetap teguh bersatu, terlebih di tengah tantangan dan keterpurukan yang masih dihadapi.
Ia mengingatkan bahwa perbedaan pandangan tidak boleh menjadi pemecah, melainkan harus diselesaikan dengan musyawarah sesuai adat Melayu.
Dalam sambutannya, Didit juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan tambang dan perkebunan, untuk mengambil peran membantu masyarakat dan daerah.
Ia mengajak putra-putri Babel yang sukses di perantauan agar tidak melupakan kampung halaman.
Di hadapan tamu undangan, Didit menegaskan bahwa hubungan DPRD dan Pemerintah Provinsi harus berjalan sebagai kemitraan sejajar.
“Gubernur dan DPRD ibarat pasangan yang bahagia. Saling melengkapi, bekerja bersama menghadapi suka dan duka,” ujarnya.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan naskah sejarah perjuangan pembentukan Provinsi Babel oleh Effendi Harun dari Presidium, disusul sambutan Gubernur, pemotongan tumpeng, dan agenda seremonial lainnya.
Menutup sidang, Didit kembali mengingatkan bahwa kejayaan Babel hanya bisa dicapai melalui kekompakan dan kecakapan bersama.
Rapat Paripurna resmi ditutup dengan pantun penutup dan ketukan palu tiga kali, seraya menyerukan, “Dirgahayu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bersatu Bersama untuk Bangka Belitung Berdaya.”




