BeritaDaerahKesehatanNasionalPangkalpinang

Wakil Ketua DPRD Babel Soroti Dugaan Kelalaian RSBT Pangkalpinang, Hingga Bayi 11 Bulan Meninggal Dunia

PANGKALPINANG, INLENS.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, angkat bicara terkait dugaan kelalaian pelayanan di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang yang diduga mengakibatkan meninggalnya seorang bayi laki-laki berusia 11 bulan.

Saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Eddy menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Menurutnya, anak-anak seharusnya mendapatkan penanganan medis terbaik dan penuh perhatian.

“Jika benar ada kelalaian, tentu sangat kita sayangkan. Pelayanan rumah sakit tidak boleh sampai lalai karena menyangkut nyawa manusia. Kepercayaan masyarakat yang menitipkan keluarganya untuk dirawat harus benar-benar dijaga,” ujarnya.

Meski demikian, Eddy menekankan pentingnya penyelidikan lebih lanjut, baik dari pihak berwenang maupun manajemen RSBT. Ia menilai klarifikasi resmi harus segera diberikan agar duduk perkara yang sebenarnya menjadi jelas.

Baca juga  Mendekatkan Layanan Kesehatan, Mobil Sehat PT TIMAH Layani Tujuh Ribu Masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau

Politisi Fraksi Golkar itu juga berharap kasus ini menjadi pelajaran penting bagi dunia kesehatan, khususnya dalam meningkatkan mutu layanan medis.

“Saya berharap kejadian ini menjadi momentum perbaikan prosedur pelayanan di rumah sakit. Di sisi lain, kita juga tetap harus mengapresiasi tenaga kesehatan yang selama ini bekerja keras tanpa kenal lelah,” tambahnya.

Eddy memastikan DPRD akan mengawal persoalan ini agar tidak terulang kembali di kemudian hari.

“Semoga insiden ini menjadi dorongan untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan menjaga kepercayaan masyarakat,” tutupnya.

Related Articles