KWT Pandan Sari Panen Sayur, Bukti Program Pangan Pangkalpinang Berbuah Kemandirian

Investasi awal untuk satu modul instalasi pertanian urban ini diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 20 juta, yang mencakup infrastruktur dasar hingga bantuan bibit tanaman.
Menurut Mashur, kunci keberlanjutan dari sistem pertanian urban ini terletak pada perawatan infrastruktur secara konsisten.
Satu kesatuan fasilitas hidroponik saling terhubung, sehingga kerusakan pada satu bagian dapat mengganggu keseluruhan siklus produksi.
“Yang namanya satu modul itu kan satu tempat. Jadi kalau atapnya rusak, tidak bisa lagi berjalan. Rata-rata bantuan yang diberikan dihitung per modul,” kata Mashur.
Saat ini, di kawasan KWT Pandan Sari telah berdiri sebanyak 23 modul instalasi tanaman. Melihat besarnya potensi ekonomi dan manfaat gizi yang dihasilkan, Pemkot Pangkalpinang berharap populasi modul hidroponik di wilayah pemukiman padat penduduk seperti Gedung Nasional dapat terus ditambah.
Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan tingkat rumah tangga, tetapi juga membuka peluang wirausaha baru bagi kaum perempuan di Kota Pangkalpinang.




