Tak Gentar Hadapi Ratusan Warung Lempah Kuning, Daun Simpur Hadir dengan Konsep Berbeda
Menepis stigma “restoran mahal” tersebut, manajemen menegaskan komitmennya untuk mempertahankan keterjangkauan harga tanpa sedikit pun mengorbankan kualitas.
“Kami tetap menggunakan racikan rempah-rempah terbaik dan pasokan ikan yang selalu segar (fresh). Keyakinan kami adalah memberikan rasa terbaik dan pelayanan yang ramah serta santun. Soal harga, tetap terjangkau untuk semua lapisan masyarakat Bangka Belitung,” tegas H. Fajar.
Untuk daya tampung, restoran ini dirancang amat memadai baik bagi pengunjung reguler maupun rombongan besar.
Ruangan AC (2 Area): Kapasitas hingga 150 orang. Ruangan Depan/Semi-Open: Kapasitas hingga 160 orang. Total Kapasitas, mampu menampung lebih dari 300 tamu sekaligus.
Menjelang masa soft opening pada 1–7 Oktober dan grand opening yang dijadwalkan pada 10 Oktober 2026, antusiasme publik serta jajaran pemerintah daerah terbilang sangat tinggi.
Bahkan Wali Kota Pangkalpinang beserta jajaran telah meninjau langsung lokasi resto sekaligus mencicipi sajian Lempah Kuning Daun Simpur sebelum pembukaan resmi.
“Dukungan dari Pak Wali Kota dan jajaran Pemkot sangat luar biasa. Beliau hadir langsung meninjau lokasi dan mencicipi masakan kami. Begitu pula dengan rekan-rekan media serta relasi yang memberikan support yang sangat positif,” ungkap Bang Adi.
Hadirnya Lempah Kuning Daun Simpur di pusat Kota Pangkalpinang diharapkan tidak hanya menambah ragam destinasi kuliner, melainkan juga membawa dampak ekonomi riil bagi masyarakat setempat melalui pembukaan lapangan kerja baru.
“Harapan besar kami, kehadiran Lempah Kuning Daun Simpur ini membawa kebermanfaatan bagi Kota Pangkalpinang, khususnya dalam membuka lapangan pekerjaan lokal. Kami ingin membawa lempah kuning makin dikenal luas, tak hanya di Bangka Belitung, tetapi juga menjadi sajian khas Nusantara di tingkat nasional,” tutup H. Agus. (JMSI)




