Kejari Pangkalpinang Terus Panggil Anggota DPRD, Kini Giliran Dwi Pramono Diperiksa

Dijelaskan, pada hari ini terdapat tiga orang yang dimintai keterangan untuk keperluan pengumpulan data tersebut. Namun, identitas ketiga orang tersebut tidak dapat diungkapkan untuk saat ini.
“Memang hari ini ada 3 orang yang kita mintai keterangan lah ya untuk data. Jadi kita terus mencari namanya pengumpulan data ya kan. Bila pengumpulan data tersebut kita rasa cukup, apakah itu nanti cukup bukti atau tidak, ya kita akan lihat pada saat hasil full data dan full paket tersebut,” tambahnya.
Terkait dugaan perkara yang menjadi sorotan, pihak Kejari menegaskan bahwa hal ini berkaitan dengan penggunaan dana di DPRD pada tahun 2025.
“Kalau hari ini bukan diperiksa namanya, kita masih pengumpulan data dan bahan keterangan permintaan keterangan. Beda dengan kalau diperiksa sudah 1 saksi, intinya dipanggil lah, iya dipanggil dimintai keterangan,” jelasnya Anjas.
Terkait rencana pemanggilan selanjutnya, diakui bahwa sudah ada jadwal pemanggilan lainnya, termasuk untuk besok pagi. Bahkan, rencananya seluruh anggota dewan akan dimintai keterangan dalam tahap ini.
Sementara itu, ketika ditanya lebih spesifik mengenai aspek penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang menjadi sorotan, pihak Kejari menyatakan belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.
Awak media masih terus melakukan konfirmasi kepada ketiga anggota DPRD Pangkalpinang tersebut sudah tapi sampai saat ini belum ada tanggapan




