All You Can Eat Rp195 Ribu, Aston Emidary Bangka Tawarkan Perpaduan Menu Middle East dan Khas Bangka

Yang membedakan konsep Ramadan tahun ini adalah penekanan pada menu khas Middle East yang dipadukan dengan kuliner Nusantara dan Bangka.
“Kita tonjolkan menu Middle East seperti kambing guling dan nasi biryani. Tapi konsep Bangka tetap jadi bagian penting melalui Bangka Corner,” jelas Cindy.
Di Bangka Corner, tamu dapat menikmati hidangan khas seperti tekwan, mi koba, lempah kuning, hingga tumis jantung pisang.
Selain itu, aneka gorengan, es campur, serta sajian manis, asam, dan pedas turut melengkapi pilihan berbuka.
Menu ringan dan hidangan utama diganti setiap hari. Strategi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi tamu yang ingin merasakan pengalaman berbeda setiap kali berbuka di Aston.
General Manager Aston Emidary Bangka, Nikolas Manurung, menegaskan bahwa konsep Serasi bukan hanya soal sajian makanan, tetapi juga nilai kebersamaan dan silaturahmi.
“Harapan kami program ini terus bertumbuh dan berkembang. Konsep Serasi itu bukan hanya berbuka puasa menahan lapar, tapi juga menjaga hati. Saat iftar di Aston, orang bisa bertemu, bersilaturahmi, bahkan networking tanpa harus janjian sebelumnya,” katanya.
Ia menambahkan, suasana kebersamaan menjadi nilai utama yang ingin dihadirkan selama Ramadan. Live music turut memeriahkan suasana berbuka, dimulai sejak awal Ramadan hingga pukul 22.00 WIB, dengan tetap menjaga kenyamanan tamu hotel yang menginap.




