Mendukung Tambang Laut: Suara Tegas Warga Batu Beriga di Tengah Gelombang Pe

Warga Desa Batu Beriga menegaskan bahwa mereka merasakan langsung manfaat ekonomi dari kegiatan pertambangan, seperti penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan ekonomi keluarga, dan munculnya peluang usaha baru.
“Kami menolak keras jika hak-hak ekonomi kami dirampas oleh tekanan dari kelompok luar yang tidak pernah hidup di desa kami, tapi ingin mengatur masa depan kami,” demikian bunyi salah satu poin dalam tuntutan mereka, menyuarakan kekecewaan terhadap intervensi pihak luar yang dianggap memprovokasi dan menyesatkan.
Mereka juga mendesak Gubernur dan Ketua DPRD untuk mendukung kegiatan pertambangan laut yang sah, meminta jaminan agar tidak ada pembatalan oleh kelompok atau individu yang tidak berwenang, dan meminta aparat keamanan mengawal pelaksanaan tambang serta mengawasi pihak yang menyebarkan disinformasi.
Terakhir, mereka mendorong agar kebijakan pertambangan selalu melibatkan masyarakat Batu Beriga sebagai pemilik wilayah dan penerima manfaat utama.
Menanggapi aspirasi warga, Ketua DPRD Babel, Didit, menyambut positif kehadiran mereka. Ia menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak terkait.
“Harapannya, ini duduklah satu meja, Gubernur, PT Timah, DPRD harus satu meja, Forkopimda. Ini seakan-akan larinya ke DPRD, meskipun mereka ke sini artinya masih percaya dengan DPRD daripada mereka tidak ke sini,” ungkapnya, mengisyaratkan bahwa dialog terbuka adalah kunci untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak.
Aksi warga Batu Beriga ini menjadi pengingat bahwa dinamika pertambangan di Bangka Belitung tidak selalu hitam-putih. Ada kelompok masyarakat yang secara sadar memilih mendukung, asalkan hak dan partisipasi mereka terjamin, serta manfaat ekonomi yang nyata dapat mereka rasakan secara langsung.




