Cerita Indah Prof Udin di Masa Kecil: Belajar Kebersamaan dari Sungai Rangkui

Selain kesederhanaan yang dilaluinya, Prof Udin mengingat betul kedua orang tuanya menanamkan arti solidaritas, sebuah ajaran penting yang hingga saat ini selalu ia pegang, bahkan diajarkan kembali kepada buah hati. Hal pula diakui Prof Udin membentuk dirinya sekarang.
“Kalau sore, kami ramai-ramai berenang di Sungai Rangkui. Dari situ saya belajar kebersamaan dan keberanian,” kenangnya.
Beranjak dewasa, prof Udin mulai memikirkan, bagaimana ia harus membayar semua kenangan itu menjadi sebuah pengabdian untuk Pangkalpinang. Jalan pun ia pilih, membangun Pangkalpinang menjadi lebih maju, dan modern dengan teknologi dan digitalisasi.
“Teknologi bisa menjadi kunci dalam meningkatkan pelayanan publik dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Pangkalpinang harus beradaptasi dengan kemajuan ini! Kalau tidak, ya kita tinggal di landasan,” ucapnya.




