Pemkab Basel Siapkan Strategi Ketahanan Pangan Hadapi Musim Kemarau
Lebih lanjut, Risvandika mengatakan bahwa fokus utama dinas saat ini adalah memastikan sistem irigasi berjalan baik dan ketersediaan air terjaga. Dinas juga telah menyiapkan sejumlah pompa air untuk membantu petani dalam mempercepat olah lahan dan proses tanam.
Pemerintah daerah menargetkan peningkatan luas tanam padi hingga 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Upaya ini dianggap penting dalam menjaga kestabilan stok beras lokal serta mengantisipasi potensi inflasi harga bahan pokok akibat gangguan pasokan.
“Kami menargetkan peningkatan luas tanam sebesar 15 persen. Ini memerlukan kerja sama semua pihak, termasuk percepatan olah lahan dan distribusi pompa air ke daerah-daerah sentra pertanian,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara petani dan penyuluh dalam menjaga produksi tetap stabil di tengah tantangan iklim. Selain itu, pengendalian hama dan penyakit tanaman juga menjadi bagian dari strategi terpadu menghadapi musim tanam kali ini.
“Ketahanan pangan daerah menjadi prioritas kami. Kami akan terus berinovasi dan menjalin kerja sama dengan semua pihak demi menjaga stabilitas produksi pangan,” pungkas Risvandika.




