Hasil Sidang Isbat, Awal Ramadan 1446 Hijriah Jatuh pada 1 Maret 2025
Pengamatan dengan metode rukyat sebagai penentuan kriteria awal bulan Ramadan ini juga melibatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang. Dari hasil rukyat tersebut, Kepala Kemenag Babel Masmuni Mahatma memastikan hilal tidak terlihat.
“Kita sudah menunggu, tetapi juga ternyata belum terlihat sama sekali, padahal kita sudah tolerasi sepuluh menit setelah magrib. Saya kira kita kembalikan ke pemerintah. Untuk Babel laporannya berhasil tidak melihat karena tertutup awan,” ujarnya.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Babel Saimi mewakili Pj Gubernur Babel Sugito mengucapkan rasa terima kasih kepada pihak yang terlibat dalam pelaksanaan rukyatul hilal. Ia menyampaikan pula harapan keputusan akan menjadi yang terbaik untuk umat muslim, khususnya di Negeri Serumpun Sebalai.
“Kami terima kasih kepada semua pihak yang mengikuti kegiatan. Semoga hasil dari rukyatul hilal akan bermanfaat untuk masyarakat yang ada di Babel, dan semoga menjadi suatu amal ibadah,” tuturnya.



