
“Saya memahami sebagai orang tua seneng melihat anaknya di atas panggung, tapi harus diingat juga jangan cepat putus asa bagi yang belum berkesempatan dan merasa cepat puas bagi yang sudah bisa menari. Karena dalam menari, mau berproses itu hal yang paling penting. Jadi proses itu ya tiada henti,” tuturnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga Provinsi Kepulauan Babel yang diwakili oleh Pupung Damayanti mengungkapkan rasa haru dan bangganya terhadap upaya keras yang dilakukan Lawang Budaya dalam membina para generasi untuk keberlangsungan kebudayaan daerah.
“Saya apresiasi sekali, tadi saya lihat ada anak-anak kecil usia sekitar tiga tahun mungkin ya, itu lincah sekali menarinya dan gerakannya itu baik sekali. Inilah keberhasilan Lawang Budaya membuat anak-anak kita bisa menari, bahkan saya dengar sudah ada siswanya yang sampai melanjutkan keperguruan tinggi seni yang mungkin tadinya mereka tidak terfikirkan untuk sekolah tari akhirnya jadi mencintai. Ini luar biasa patut kita apresiasi,” kata Pupung yang juga berlatar pendidikan S2 seni tari.
Pupung Damayanti berharap Sanggar Lawang Budaya tetap konsisten berkiprah memajukan kebudayaan daerah Kepulauan Bangka Belitung.
“Tidak semua sanggar bisa melaksanakan kegiatan seperti ini dan lawang budaya sudah menunjukkan kemampuannya berkontribusi dalam upaya pemajuan kebudayaan daerah. Semoga ke depan bisa berbuat lebih lagi, Lawang Budaya ini selain tempat anak-anak kita belajar menari juga bisa menjadi tempat berkumpulnya para seniman, para penggiat budaya, berkumpulnya para penggerak kebudayaan daerah. Saya salut,” ujarnya.
Pagelaran seni ini disaksikan oleh sejumlah seniman dari Kota Pangkalpinang dan pelajar beserta masyarakat umum, di antaranya Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia Kabupaten Bangka yang juga Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka Baharudin Baffa, Sekjen Perguruan Persilatan Pulau Kelapa Sayyid Raden Hardiansyah Al Qodri, Lili Hendarwati Bambang Pati Jaya dan Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Kabupaten Bangka Herpurwani.
Dalam Pagelaran Evaluasi Tahunan ini, Sanggar Seni Lawang Budaya berkolaborasi bersama peraih Anugerah Kebudayaan Indonesia kategori anak-anak Zakia Minang Ayu, Perguruan Persilatan Pulau Kelapa, Kelekak Budaya, SMA Setia Budi Sungailiat, SMPN 2 Sungailiat dan dipandu MC bernuansa budaya Medy Pantun. Semuanya di bawah koordinasi Stage Manager Ade Widiasari.
Diakhir acara selain memberikan sertifikat kepada para anggotanya, Sanggar Seni Lawang Budaya juga memberikan piagam penghargaan kepada para pengisi acara yang berpartisipasi menyukseskan Pagelaran Evaluasi Tahunan ‘Dek Lapuk Ujan Dek Lekang Panas’.




