Tanah Longsor di Tambang Timah Desa Kepoh, Satu Orang Tertimbun dan Dua Ekskavator Tenggelam

Menurut Kepala Desa Kepoh, Udayasa, saat ini salah satu ekskavator sudah sepenuhnya tenggelam, sementara satu lainnya masih terlihat sebagian di permukaan. Untuk mempercepat proses evakuasi, tim penyelamat masih menunggu kedatangan alat berat yang dapat membantu mengalirkan air dari lokasi tambang.
“Sekarang sedang proses evakuasi. Satu PC sudah tenggelam, sementara satunya masih terlihat sedikit. Kami masih menunggu alat berat untuk membuang air di lokasi tambang tersebut,” ujar Udayasa saat dikonfirmasi.
Kekhawatiran akan Tambang Ilegal dan Risiko Bencana
Peristiwa ini kembali menyoroti bahaya aktivitas tambang, terutama di lokasi yang rawan longsor. Beberapa waktu sebelumnya, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Disperkim) Bangka Selatan juga telah melakukan pendataan terhadap lokasi-lokasi rawan bencana di wilayah tersebut.
Masyarakat setempat berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan adanya perhatian lebih dari pihak berwenang terkait keselamatan para penambang. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya mencari pemilik tambang yang tertimbun dan memastikan keselamatan para pekerja lainnya.




