Bank SumselBabelBeritaDaerah

Jaga Warisan Dunia, Bank Sumsel Babel Perkuat Ekosistem Industri Batik Daerah

PALEMBANG, INLENS.id — Riuh corak dan warna-warni kain Nusantara mewarnai suasana kerja di lingkungan Bank Sumsel Babel, Jumat (02/10/2026). Momentum Hari Batik Nasional tak sekadar disambut sebagai agenda rutin tahunan, melainkan menjadi penanda komitmen lembaga keuangan daerah tersebut dalam merawat identitas bangsa yang telah diakui secara global.

Sejak UNESCO menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan Budaya Takbenda Dunia, sehelai kain ini terbukti menyimpan filosofi mendalam.

Di balik jalinan benang dan goresan malam, terekam jejak peradaban serta kearifan lokal yang melintasi zaman.

Bagi Bank Sumsel Babel yang berakar di Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung, menjaga keberlanjutan tradisi ini merupakan bagian integral dari tanggung jawab sosial korporasi.

Baca juga  Bank Sumsel Babel dan Martabak HAR Hadirkan Promo Diskon Rp10 Ribu, Cukup Bayar Pakai BSB Mobile

Pelestarian budaya tak bisa berdiri sendiri tanpa penopang ekonomi yang kuat di tingkat tapak.

“Batik bukan sekadar karya seni. Ia adalah jati diri kita, warisan leluhur yang harus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi mendatang,” tegas manajemen Bank Sumsel Babel melalui keterangan resminya.

Menghidupkan Ekosistem Pengrajin Lokal

Langkah konkret pelestarian tak cukup berhenti pada seruan moral. Bank Sumsel Babel mengambil peran aktif dengan memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis kriya di wilayah operasionalnya.

Ada empat fokus utama yang diusung dalam mendorong geliat industri batik daerah:

1 2Laman berikutnya

Related Articles