BeritaDaerahPangkalpinangPT Timah

Dari Jamban Sehat hingga Pola Asuh, PT TIMAH Perkuat Upaya Cegah Stunting Menuju Generasi Emas 2025

PANGKALPINANG, INLENS.id — Upaya mencegah dan menangani stunting membutuhkan intervensi yang dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan nutrisi, lingkungan tempat tinggal yang sehat, sanitasi, hingga pola pengasuhan anak. Hal ini pula yang didukung PT TIMAH (Persero) Tbk melalui berbagai program sosial di wilayah operasional perusahaan.

Melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), PT TIMAH berpartisipasi dalam berbagai program yang menyasar keluarga berisiko stunting.

Dukungan tersebut di antaranya diwujudkan melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), pembangunan jamban sehat bagi keluarga berisiko stunting, serta penguatan kapasitas pengasuhan melalui Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).

Berbagai intervensi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang menunjang tumbuh kembang anak secara optimal guna menuju Generasi EMAS 2045.

Dalam Program GENTING, PT TIMAH turut memberikan dukungan berupa pembangunan rumah layak huni bagi tiga keluarga penerima manfaat di Kelurahan Ampui, Kecamatan Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang. Ketiga penerima merupakan keluarga berisiko stunting.

Bantuan rumah layak huni tersebut tidak hanya diarahkan untuk menyediakan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman, tetapi juga menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat bagi keluarga.

Baca juga  Dukung Karang Taruna hingga Komunitas Kreatif, PT TIMAH Tbk Dorong Kemandirian dan Kreativitas Pemuda

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan kondisi rumah, sanitasi, akses air bersih dan lingkungan tempat tinggal merupakan bagian yang perlu diperhatikan dalam upaya mencegah stunting.

“Salah satu penyebab stunting memang rumah yang kurang layak. Karena itu, sanitasi, akses air bersih, dan kondisi lingkungan tempat tinggal menjadi perhatian. Pencegahan harus dilakukan sejak 1.000 hari pertama kehidupan,” ujar Wihaji beberapa waktu lalu saat kunjungan kerja ke Bangka Belitung.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha diperlukan untuk memperluas jangkauan intervensi bagi keluarga yang membutuhkan. PT TIMAH menjadi salah satu pihak yang berpartisipasi sebagai orang tua asuh dalam Program GENTING.

Dukungan serupa juga dilakukan PT TIMAH di Kabupaten Belitung Timur. Bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Belitung Timur, perusahaan mendukung Program GENTING melalui pembangunan jamban sehat bagi dua keluarga penerima manfaat di Desa Burung Mandi.

Kedua penerima manfaat merupakan keluarga yang masuk kategori berisiko stunting dan belum memiliki fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang layak. Penyediaan sanitasi tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat bagi keluarga.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan