Pulihkan Lahan Pasca Tambang, PT TIMAH Siapkan Reklamasi 411 Hektar di 2026

PANGKALPINANG, INLENS.id — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dengan melaksanakan reklamasi darat dan laut di wilayah operasional Perusahaan.
Pada tahun 2025, PT TIMAH telah mereklamasi 354,05 hektar lahan pasca tambang sebagai salah satu bentuk reklamasi darat yang dilakukan perusahaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Tahun 2026, Emiten TINS ini telah mengajukan rencana reklamasi seluas 411,16 hektar yang akan dilaksanakan di enam Kabupaten serta lintas kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Komitmen PT TIMAH dalam melaksanakan reklamasi merupakan strategi perusahaan dalam memastikan kegiatan pertambangan yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.
Melalui reklamasi darat, PT TIMAH melaksanakan kewajiban sekaligus tanggung jawab moral untuk memulihkan fungsi lahan pasca tambang agar dapat kembali produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Reklamasi darat akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan rencana kerja dan kondisi lapangan. Program reklamasi diawali dengan tahapan perencanaan terintegrasi, meliputi survei lokasi, sosialisasi, penataan lahan (regrading), pengelolaan tanah pucuk (top soil), hingga revegetasi atau penanaman.




