BeritaDaerahKarimunPT Timah

PT TIMAH Bina TINS Batik Kundur, Kenalkan Kekayaan Alam Pulau Lewat Kain Batik

Ia menilai, ketika keterampilan membatik semakin berkembang dan masyarakat mulai terlibat, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh anggota kelompok, tetapi juga dapat menggerakkan perekonomian warga sekitar.

Pengembangan TINS Batik Kundur juga dilakukan dengan mengangkat kekhasan alam dan budaya setempat ke dalam motif kain. Beberapa motif yang dikembangkan antara lain siput, siput betina, sagu perayun, ikan, bunga kundur, jong dan udang.

Motif-motif tersebut menjadi identitas sekaligus pembeda TINS Batik Kundur. Melalui karya para perajin lokal, kekayaan alam dan kearifan lokal Pulau Kundur diharapkan semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Saat ini, kelompok perajin telah mengembangkan teknik membatik dengan metode canting dan cap. Mereka juga memiliki harapan untuk mengembangkan teknik ekoprint sebagai inovasi produk berikutnya, meskipun masih membutuhkan dukungan ketersediaan bahan.

Selain memberikan pelatihan, PT TIMAH juga mendukung kebutuhan produksi, termasuk kain dan pewarna. Perusahaan turut memfasilitasi kelompok perajin untuk mengikuti pameran di Karimun sebagai salah satu upaya memperkenalkan produk TINS Batik Kundur kepada masyarakat dan memperluas peluang pemasaran.

Baca juga  PT Timah Bantu Perbaikan Masjid Al Muhajirin yang Terdampak Puting Beliung

Ketua Kelompok TINS Batik Kundur Arman, menyampaikan apresiasi atas fasilitasi dan dukungan PT TIMAH terhadap kelompok batik tersebut. Ia berharap pendampingan yang telah diberikan dapat terus berlanjut agar TINS Batik Kundur semakin berkembang.

Menurutnya, pemasaran produk saat ini masih perlu diperluas agar batik khas Kundur tidak hanya dikenal di lingkungan masyarakat setempat, tetapi juga dapat menjangkau konsumen di luar Pulau Kundur.

“Kami berharap Batik Kundur semakin dikenal, bukan hanya oleh masyarakat Kundur, tetapi juga masyarakat di luar Kundur. Semoga ke depan kelompok ini semakin berkembang,” harapnya.

Kedepan, kata dia mereka juga akan terus mengembangkan teknik membatik lainnya seperti ecoprint, sehingga semakin banyak jenisnya. Ia berharap PT TIMAH dapat terus mendampingi mereka untuk meningkatkan keterampilan membatik.

Lebih dari sekadar menghasilkan kain batik, inisiatif PT TIMAH dalam mendukung TINS Batik Kundur diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga kekayaan budaya lokal sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat. (*)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan