BeritaDaerahPangkalpinangPT Timah

Berawal dari Manfaatkan Potensi Daun Sirih, Mimpi Bunda Fresh Menembus Pasar Kini Makin Dekat Berkat Dukungan PT TIMAH

“Sebelumnya saya belum berani memasarkan secara besar-besaran karena belum memiliki izin edar. Penjualannya masih di lingkungan teman-teman dan anggota kelompok saja. Tapi sekarang izin edar sudah keluar sehingga bisa memasarkannya lebih luas,” katanya.

Melihat potensi usaha tersebut, PT TIMAH Tbk memberikan pendampingan agar seluruh dokumen legalitas dapat segera dipenuhi.

Menurut Roteni, dukungan perusahaan sangat membantu karena biaya dan proses administrasi perizinan cukup besar bagi pelaku usaha kecil.

“PT TIMAH membantu biaya pengurusan sertifikat halal, izin edar, sampai Hak Kekayaan Intelektual. Saya merasa benar-benar didampingi dan dibina, sehingga prosesnya lebih cepat. Ini sangat membantu kami dan kami merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Setelah izin edar keluar, Roteni mulai menyusun rencana pengembangan usaha. Ia berharap produk Bunda Fresh dapat dipasarkan ke supermarket, minimarket, hingga toko-toko modern.

Baca juga  PT TIMAH Dukung Revitalisasi Geosite Burung Mandi, Perkuat Revalidasi Belitong UNESCO Global Geopark 2026

Selain memperluas pemasaran, Roteni juga mulai mempersiapkan peningkatan kapasitas produksi. Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah ketersediaan bahan baku daun sirih yang selama ini berasal dari kebun KWT.

“Kalau pasarnya sudah berkembang, tentu produksi juga harus ditingkatkan. Kendala kami sekarang adalah bahan baku daun sirih yang masih terbatas. Kami ingin mencari lahan tambahan supaya bisa memenuhi kebutuhan produksi,” jelasnya.

Ke depan, Roteni berharap usahanya tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi anggota KWT maupun masyarakat sekitar.

“Harapan saya usaha ini bisa semakin besar, membuka rumah produksi, dan melibatkan lebih banyak ibu-ibu di sekitar sini sehingga bisa menambah penghasilan keluarga,” katanya. (*)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan