Oknum Anggota TNI/Polri Diduga ‘Bermain’ Dalam Penyelundupan 47 Ton Pasir Timah, Muncul Nama AHI Batam

Dua anggota POMAL berseragam lengkap terlihat berjaga di gerbang hingga tengah malam.
Pada pukul 00.30 WIB, Komandan Pos TNI AL Pangkal Balam, Lettu Sulaiman, berhasil ditemui. Ketika dikonfirmasi mengenai penangkapan kapal bermuatan timah ini, Lettu Sulaiman menyatakan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan pengembangan.
“Masih dalam penyelidikan, nanti kami kabari dalam satu atau dua hari,” tuturnya singkat.
Penemuan Kapal dan Perkembangan Lanjutan
Penyelidikan tidak berhenti di situ. Pada Minggu (1/6/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, tim bergerak menuju lokasi yang dicurigai sebagai tempat kapal muatan timah itu kandas. Lokasi itu tidak jauh dari Kapal tongkang muatan pupuk yang tenggelam beberapa waktu lalu.
Setelah sekitar satu jam perjalanan, sebuah kapal kayu dengan kode KM XXXX serta satu unit mobil Toyota Avanza berwarna silver dengan nomor polisi BA xxxx IV ditemukan di lokasi. Keberadaan kendaraan dan kapal ini menambah indikasi kuat adanya aktivitas ilegal yang terkoordinasi.
Hingga Senin (2/6/2025) siang, pukul 12.00 WIB, pihak berwenang masih menjaga kerahasiaan informasi detail. Saat kembali dimintai konfirmasi, Lettu Sulaiman memberikan jawaban serupa.
“Masih dalam penyelidikan dan pengembangan, nanti kami rilis atau jumpa pers,” jelasnya.
Pemindahan Barang Bukti
Selanjutnya pada, Selasa 2 Juni 2025, sekitar pukul 21.00 WIB tim media ini kembali berada di sekitaran Pos TNI AL Pangkal Balam.
Tepat pada pukul 22.30 WIB saat tim akan beranjak meninggalkan lokasi, terpantau ada pergerakan mencurigakan di belakang kantor Pos TNI AL Pangkal Balam.
Tak menunggu waktu lama tim kemudian menuju ke dermaga bongkar muat yang ada di samping Pos TNI AL Pangkal Balam.
Sekitar pukul 23.15 WIB, terlihat jelas sejumlah anggota TNI AL Babel didampingi POMAL Babel sedang sibuk memindahkan Barang Bukti (BB) pasir timah dari atas kapal kayu ke atas mobil Pick-Up warna hitam. Momen ini kemudian diabadikan dalam video berdurasi 03.24.
Hingga berita ini dipublish Suarapos.com.masih mengupayakan konfirmasi kepada pihak – pihak terkait. (tim)




